Buatlah kesimpulan dari cerita Imam Syafi’i!
Jawaban Pendek:
Kesimpulan dari cerita Imam Syafi'i adalah kita harus menghormati guru yang telah mengajari kita pengetahuan meski guru tersebut dari orang biasa.
Jawaban Panjang:
Kesimpulan yang dapat diambil dari cerita Imam Syafi'i:
Memuliakan guru adalah kewajiban setiap murid. Memuliakan guru tak kenal batas ruang dan waktu. Baik di sekolah, di jalan, di rumah, di taman, atau di mana saja.
Memuliakan guru juga tidak hanya mengacu pada posisi saat ia masih aktif menjadi guru. Namun, meski guru sudah berhenti atau pindah tugas dari tempat kita belajar, beliau tetap harus dimuliakan. Memuliakan guru sejak kita berguru padanya sampai ajal menjemput kita.
Memuliakan guru bukan formalitas belaka, harus tumbuh dari dalam sanubari. Jangan sampai lahir kelihatan hormat, tetapi batinnya melaknat. Penghormatan dan memuliakan guru itu harus berangkat dari hati yang bersih agar berbuah kasih dari Allah SWT.
Teladanilah Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Imam Syafi'i dalam hal memuliakan guru. Pantaslah jika dikemudian hari, sejarah Islam mencatat nama beliau berdua dengan tinta emas, yang hingga kini tetap diingat dan dihormati setiap Muslim. Bahkan, Nabi SAW dalam satu kesempatan pernah bersabda: "Saya adalah kota ilmu dan Ali sebagai pintunya." Hadis ini menunjukkan betapa tingginya ilmu Sayyidina Ali sehingga Rasulullah menjulukinya sebagai Babul Ilmi (pintu ilmu pengetahuan). Wallahu a'lam.
Oke Teman-teman sekian untuk pembahasan dari pertanyaan tersebut, jika teman-teman ingin mencari jawaban dari soal-soal lainnya, teman-teman bisa cari di blog ini.
Kelas: VII
Mapel: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Bab: Berempati Itu Mudah Menghormati Itu Indah (bab 8)
Kode: 7.14.8
Kata kunci: Contoh perilaku empati dalam kehidupan sehari-hari, contoh perilaku menghormati kedua orang tua, contoh perilaku menghormati guru, kesimpulan dari cerita Iman Syafi'i

Terimakasih atas jawabannya
ReplyDelete